BARITO SELATAN – Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri menegaskan agar para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengurangi perjalanan dinas. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dusun Selatan.
Menurut Bupati, kebijakan tersebut berkaitan dengan keterbatasan anggaran daerah akibat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari pemerintah pusat.
“Kita dihadapkan pada kondisi fiskal yang terbatas. Oleh karena itu, pengeluaran yang tidak terlalu prioritas, seperti perjalanan dinas, perlu dikendalikan,” ujar Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya.
Musrenbang Kecamatan Dusun Selatan dihadiri oleh Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha, Penjabat Sekretaris Daerah Ita Minarni, para Asisten Setda Barsel, kepala OPD lingkup Pemkab Barsel, Ketua TP PKK Barsel, para tenaga ahli bupati, camat, lurah, serta kepala desa se-Kecamatan Dusun Selatan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari desa dan kelurahan agar arah dan prioritas pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Ia mengakui bahwa kebutuhan pembangunan di berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan penanganan permasalahan sosial, harus dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjajaki sumber pendanaan alternatif yang sah. Salah satunya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015.
“Skema KPBU memungkinkan pembangunan dilaksanakan lebih efektif dan efisien melalui pembagian peran dan risiko,” jelasnya.
Dalam kondisi tersebut, kebijakan penganggaran daerah akan tetap berpedoman pada prinsip money follows program, yakni memprioritaskan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, Musrenbang Kecamatan ini menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan berdampak langsung,” tegas Bupati.
Menutup sambutannya, Eddy Raya Samsuri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Barito Selatan.
“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Namun jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berharap Musrenbang tersebut menghasilkan kesepakatan terbaik demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Dusun Selatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Aula Kecamatan Dusun Selatan. Peresmian aula ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung penyelenggaraan pemerintahan, musyawarah, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan guna meningkatkan koordinasi, partisipasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Mas)
Bupati Barsel Minta Pejabat Kurangi Perjalanan Dinas






