BUNTOK (GeloraNews.co) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bupati Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Eddy Raya Samsuri, didampingi Wakil Bupati Barsel, Khristiano Yudha, serta anggota DPRD, Forkopimda, dan kepala OPD lingkup Pemkab setempat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar di wilayah setempat.
Sidak yang bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok dan keamanan pangan tersebut dilaksanakan di Pasar Beringin Buntok dan Pasar Saik, Senin (24/3).
Menurut Eddy Raya Samsuri, pemantauan ini penting agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan tetap aman dari peredaran bahan pangan kedaluwarsa.
“Kami ingin memastikan harga tetap stabil serta tidak ada peredaran bahan pangan yang sudah kedaluwarsa,” ujarnya.
Hasil pantauan di Pasar Beringin Buntok, katanya, harga minyak goreng, ayam, dan kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi stabil.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel juga akan terus berkoordinasi dengan agen dan distributor agar pasokan tetap terjaga,” katanya.
Agar, tambahnya, masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan barang kebutuhan pokok, terutama menjelang Lebaran.
“Kami juga akan melakukan pembinaan terhadap pedagang agar harga tidak melebihi batas yang telah ditentukan,” tambahnya.
Terkait kondisi Pasar Saik, ia mengatakan bahwa pemerintah daerah berencana membongkar dan merenovasi pasar tersebut agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli.
“Pasar Saik kemungkinan akan kita bongkar dan direnovasi agar lebih tertata serta memenuhi standar kenyamanan,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga akan membahas solusi terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg yang kerap dikeluhkan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan haknya dan tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh gas elpiji bersubsidi,” tambahnya.
Pemkab Barsel juga akan menindak tegas pedagang yang menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Bagi pedagang yang menjual di atas HET, kami akan lakukan pembinaan, dan jika masih melanggar, tentu ada sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Diharapkan stabilitas harga bahan pokok, kelancaran distribusi pangan, serta kenyamanan masyarakat dalam berbelanja dapat terus terjaga hingga Idulfitri nanti. (ani)