BARITO SELATAN – Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, memimpin kegiatan tanam padi bersama di areal persawahan Rubang, Kecamatan Dusun Selatan, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Kegiatan ini diikuti jajaran pemerintah daerah, kelompok tani, serta unsur penyuluh pertanian setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian masyarakat Barito Selatan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong peningkatan produksi padi melalui penguatan infrastruktur, pendampingan petani, serta kolaborasi lintas sektor.
“Pertanian adalah salah satu pilar utama ekonomi kita, dan hari ini kita melakukan tanam padi bersama sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian Barito Selatan,” ujar Khristianto Yudha.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian memerlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, swasta, penyuluh, dan kelompok tani. Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta kesejahteraan petani.
Wakil Bupati juga menegaskan komitmen daerah dalam menjaga agar lahan pertanian tetap produktif dan terlindungi dari perubahan fungsi yang tidak terkontrol.
“Lahan pertanian adalah aset penting. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga lahan agar tetap berfungsi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan juga menyampaikan rencana penguatan infrastruktur pertanian, di antaranya pembangunan Jalan Usaha Tani di Kelompok Tani Mufakat Rubang sepanjang 137 meter pada Tahun Anggaran 2025. Infrastruktur ini diharapkan memudahkan akses pengangkutan sarana produksi dan hasil panen.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barito Selatan, Ida Safitri, menambahkan bahwa padi yang ditanam pada kegiatan tersebut merupakan varietas lokal, yakni Siam dan Sanggul, dengan luas areal sawah mencapai 53 hektare.
“Varietas lokal ini dikenal cocok dengan karakteristik lahan setempat dan telah lama menjadi andalan petani,” ujarnya.
Kegiatan tanam bersama ini diharapkan menjadi momentum penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan sektor pertanian, sekaligus meningkatkan kemandirian pangan Barito Selatan.
“Semoga apa yang kita tanam hari ini menjadi keberkahan, memberikan hasil melimpah, dan memperkuat kesejahteraan petani,” tutup Ida Safitri.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Khristianto Yudha menyerahkan Rompi Satgas Swasembada Pangan untuk para PPL dan alat semprot kepada kelompok Tani setempat. (Mas Har)
Wakil Bupati Barito Selatan Ajak Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Tanam Padi Bersama






