Barito SelatanUncategorized

Pemkab Barsel Salurkan 14,6 Ton Beras CPPD, Sisa 5,3 Ton Disiapkan untuk Kondisi Darurat

×

Pemkab Barsel Salurkan 14,6 Ton Beras CPPD, Sisa 5,3 Ton Disiapkan untuk Kondisi Darurat

Sebarkan artikel ini
pemkab-barsel-salurkan-14,6-ton-beras-cppd,-sisa-5,3-ton-disiapkan-untuk-kondisi-darurat
Pemkab Barsel Salurkan 14,6 Ton Beras CPPD, Sisa 5,3 Ton Disiapkan untuk Kondisi Darurat

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), telah menyalurkan bantuan sosial dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa beras sebanyak 14.655 kilogram atau sekitar 14,6 ton kepada masyarakat di enam kecamatan.

‎

‎Kepala DKPP Barsel, Hj. Ida Safitri, SP, MM, menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026).

‎

‎Ida menjelaskan, Pemkab Barsel sebelumnya telah menyiapkan cadangan pangan sebanyak 20.000 kilogram atau 20 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

‎

‎Dari total persediaan tersebut, hingga 31 Oktober 2026, sebanyak 14.655 kilogram telah direalisasikan dan disalurkan kepada masyarakat di enam kecamatan wilayah Kabupaten Barito Selatan.

‎

‎”Dari stok kita sebanyak 20.000 kilogram itu, di gudang Bulog sampai dengan 31 Oktober sudah direalisasikan sebanyak 14.655 kilogram yang kita salurkan kepada masyarakat di enam kecamatan yang ada di Barsel,” ungkap Ida.

‎

‎Ia menambahkan, berdasarkan data per 2 November 2026, masih terdapat 5.345 kilogram beras yang tersimpan sebagai cadangan pemerintah daerah.

‎

‎Sisa persediaan tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak, terutama apabila terjadi bencana maupun kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan segera.

‎

‎Ida berharap penyaluran bantuan pangan tersebut dapat berjalan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih penerima. Untuk memastikan hal itu, DKPP menggunakan data yang diperoleh dari perangkat desa dan kecamatan di wilayah masing-masing.

‎

‎Menurutnya, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi sulit.

‎

‎”Semoga apa yang diberikan oleh pemerintah daerah ini bermanfaat bagi masyarakat. Walaupun nilainya kecil, namun ini memiliki makna bahwa dalam situasi sulit sekalipun, pemerintah daerah selalu hadir untuk masyarakatnya,” pungkas Hj. Ida Safitri. (Mas).

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *